Cita-citaku tak lebih tinggi dari pohon, hanya hidup bahagia berteman senyummu di hari senja.
Juga tak pernah lebih teduh dari rimbun dedaunannya, sebab dadaku kadang didih diseduh cemburu.

Cita-citaku hanya sejauh batang pohon yang merelakan dirinya jadi lembaran kertas tempatku menuliskanmu tiap kali diserang rindu.
Cita-citaku seperti pohon: Untuk diam-diam tak berpindah dan tak pernah lupa mengingatmu.

Ditulis pada November 2014, ditemukan kembali bulan Mei 2017.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s